Pencarian global tidak diaktifkan.
Lewati ke konten utama

Forum Diskusi

Metode Wawancara

Metode Wawancara

oleh Anggit Helieosinova - Jumlah balasan: 5

Kak, saya sebelumnya belum pernah melakukan penelitian

Tapi saya sering melakukan metode wawancara untuk memenuhi tugas kuliah, biasanya saya sudah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yg akan diajukan 

Pada saat proses wawancara, saya sebagai pewawancara kehabisan pertanyaan karena jawaban dari narasumber dipertanyaan awal sudah menjawab pertanyaan berikutnya. Bagaimana cara mengatasi situasi tersebut? 

Sebagai balasan Anggit Helieosinova

Re: Metode Wawancara

oleh Evalina Hutasoit -
Halo Anggit..
saya juga mengalami hal yang sama dengan Anggit, seringkali ketika tengah melakukan wawancara, saya merasa kesulitan untuk menggali informasi secara mendalam.

berdasarkan teori, pewawancara harusnya melakukan probing (penggalian kembali pertanyaan) untuk mendapatkan jawaban yang lebih medalam. namun, sampai saat ini pun saya merasa penelitian kualitatif ini memang lebih membutuhkan skill dalam pendekatan wawancara
Sebagai balasan Anggit Helieosinova

Re: Metode Wawancara

oleh Ajeng Ratna Komala -
Hallo kak Anggit, memang sering ditemukan kendala seperti itu dalam proses wawancara. Tetapi kenapa hal itu terjadi karena kita sebagai peneliti terkadang terlalu fokus terhadap pertanyaan yang sudah kita buat sebelumnya. Padahalkan sifat kualitatif itu terbuka, fleksibel, dan dinamis makanya lebih baik saat melakukan wawancara itu jangan fokus ke pertanyaan yang sudah kita buat tapi fokus kepada jawaban apa yang diberikan sama narasumber. Nah caranya biar lebih mudah adalah kita harus menguasai dan memahami dulu masalah atau topik yang akan kita laksanakan, terus coba pahami pertanyaan yang kita buat ((bisa hafal diluar kepala)) supaya waktu kita wawancara bisa lancar. Lalu, kalau pas mau wawancara lebih baik ngga usah pegang pertanyaan tapi pegang pointer bahasan yang akan kita tanyakan. Terus juga yang cukup berat kalau buat aku pribadi itu active listening kak, soalnya aku kadang suka tiba-tiba ngelamun kalau ngedengerin orang dan suka ngga fokus wkwkwk.

Gitu sih kak sepengalaman dan sepengetahuan aku buat menjawab situasi yang kakak alami. Intinyamah memang harus terbiasa dan berlatih jugaa
Sebagai balasan Anggit Helieosinova

Re: Metode Wawancara

oleh Saras Dumasari -
Halo Anggit,

Iya bener banget, sama nih. Biasanya, biar ga mati gaya di topik di pertanyaan bisa memulai dari hal yg nanyain sehari-hari informan dulu seperti apa. Biar, mereka lebih nyaman buat menyampaikan jawaban pertanyaan dan jadi lebih terbuka gitu. Bisa juga dg mempermudah pertanyaan yg disampaikan. Semakin sederhana, biasanya respon informan bisa makin mendalam. Selain, menguasai topik pertanyaan is a must.

True, ini soal skill. Tapi, pasti bisa lewat jam terbang. Doain kita semakin baik biar ga garing kalau wawancara informan. Hehe..